s e k a p u r  ( t a n p a )  s i r i h
Kehidupan sebenarnya penuh dengan aneka perbedaan. Dan dengan banyaknya perbedaan itu, kita dapat melihat beragam keistimewaan manusia dari berbagai sisi kehidupan. Bagi kita yang dapat menghargai dan memandang positif adanya perbedaan itu, tentu saja akan menjadi pelajaran berharga, seperti buku yang tak pernah habis dibaca.

  Namun, dalam realitasnya, banyak di antara masyarakat kita yang tidak dapat menghargai adanya perbedaan tersebut. Lebih parah lagi, mereka yang tidak dapat menghargai perbedaan itu, merasa lebih unggul dan berhak menghakimi yang lainnya yang berbeda dengan dirinya dengan cara melakukan kekerasan, mengucilkan, mencela, bahkan menghilangkan hak-hak kelompok lain dengan alasan moral, kesusilaan, agama, ataupun ukuran-ukuran lain yang dibuatnya sendiri. Akibatnya, kelompok yang berbeda itu menjadi korban dan mendapatkan beragam bentuk ketidak-adilan/diskriminasi.

  Ketika kami berkumpul (berorganisasi) untuk saling menguatkan dan memperjuangkan eksistensi diri agar dapat diakui, selalu dicurigai sebagai subversif.

  Padahal, ketentuan dalam Hak Asasi Manusia telah menyebutkan bahwa orang tidak berhak melakukan diskriminasi terhadap orang atau kelompok dengan alasan perbedaan jenis kelamin, agama, suku, warna kulit, atau status perkawinan. Disamping itu UUD '45 juga telah mengatur secara tegas bahwa setiap orang tidak boleh didiskriminasikan berdasarkan alasan apapun dan setiap orang berhak untuk memperoleh perlindungan dari perlakuan yang diskriminatif itu.

  Sebab berbeda dalam menentukan pilihan adalah hak setiap orang dalam menentukan pilihan dan memaksakan kehendak terhadap orang lain dalah sesuatu yang tidak dapat dibenarkan.



sebuah pernyataan yang tercecer...

RaNco, PErtEnGaHaN JuLi 2004


© oesoep835


About me ..? || Lee_nux79 banget !! || Sekapur (tanpa) Sirih || Untuk Sahabat (baru) || Kata Mereka || Oooopps i did it !! || intip kamar oesoep835 || Click n' Win !! || Teladan Sempurna || House Of Sampoerna || Parade Iklan [ part I ] || Parade Iklan [ part II ] || Suatu siang di Bukit Timah Road || Berakhir Tanpa Basa Basi || Ketika Pabrik Rokok Itu Berpindah Tangan

 
Blogdrive      Site Meter